Geliat Ibu Rumah Tangga Kreatif

Kegiatan Blogging selalu didukung suaminya Menjadi Ibu Rumah tangga adalah tugas yang tak mudah namun banyak di sepelekan oleh segelintir orang, dengan dalih ibu rumah tangga itu kuper , kurang aura wawasannya dan identik dengan emak-emak berdaster yang bau asap dapur. Paradigma tersebut tentunya datang dari sebagian orang yang punya pandangan sempit dan tak mengalami langsung bagaimana melaksanakan tugas rumah tangga, hanya tahu dari cerita orang dan dari penglihatannya secara sekilas.

Dibalik itu banyak sekali tugas ibu rumah tangga yang terlihat gampang namun susah. Seorang ibu rumah tangga harus mampu memanage keuangan rumah tangga yang diserahkan suami padanya setiap bulan. Harus cukup untuk biaya sebulan untuk post-post pengeluaran rutin dan tak terduga. Tak hanya itu, seorang ibu rumah tanggapun harus mampu mengerjakan pekerjaan domestik di rumahnya secara tuntas, terlepas dibantu PRT atau tidak, belum lagi harus membimbing anak-anaknya belajar serta mengawasi perkembangannya dirumah. Itulah garis besar pekerjaan Ibu Rumah Tangga pada umumnya.

Ternyata kini banyak sekali ibu rumah tangga yang hebat dan berprestasi walau kesehariannya lebih banyak dirumah dan cenderung berkutat dengan urusan domestik namun banyak yang membuat kreativitas serta melakukan aktivitas yang tak kalah dinamis dan hebat dengan ibu yang bekerja dan beraktivitas diluar rumah. Seperti sahabat saya, yang seorang Blogger bernama Erry Andriyati, adalah seorang ibu rumah tangga murni dengan dua anak yang masih kecil, namun Erry memanfaatkan komputernya dirumah untuk menulis dan ketika suaminya memasang jaringan internet, Erry awalnya mencoba-coba membuat blog untuk mengikuti kontes menulis disalahsatu media online terkemuka, saat ia berhasil memperoleh juara walau bukan juara pertama, semangat nge-blog nya semakin kuat dan bersemangat. Akhirnya disela-sela waktu mengurus suami, anak dan pekerjaan dirumahnya, ia manfaatkan untuk membuat posting yang sudah ia schedule, melakukan blogwalking dan membalas komentar yang masuk, seakin hari semakin ditempa kemampuan menulisnya.

Berbagai lomba ia ikuti, semakin sering menjuarai lomba menulis di blog semakin rame pula pengunjung di blognya. Erry berhasil menjadi Blogger konsisten. Dalam waktu dekat ini Erry akan berangkat ke Korea mewakili Blogger Indonesia bersama 14 peserta dari negara-negara lain, mengikuti program Tour Korea bersama Blogger yang di sponsori oleh Korea Tour Organization (KTO). Ini merupakan prestasi yang luar biasa bagi Erry yang murni ibu rumah tangga, mampu menyisihkan ribuan peserta dengan serangkaian test dan interview ke Jakarta bersama tim KTO. Tentunya dengan dukungan suami dan anak-anaknya. Bahkan ketika ia melakukan wawancara final seputar Negara Korea di gedung GKBI ia diantar suami dan anak-anaknya karena Erry tinggal di Bandung.

Seorang ibu rumah tangga yang telah mampu membuat kompak keluarganya serta meraih pengertian dari suami dan anak-anaknya terhadap kesempatan yang telah ia raih dari hasil nge-blog. Dekat dengan saya, ada ibu rumah tangga yang dulunya pernah bekerja disebuah butik di Jakarta Selatan sebagai Akunting namun berhenti karena lokasi tempat kerjanya terlalu jauh dari tempat tinggalnya di Tangerang. Akhirnya lebih memilih anjuran suaminya untuk berhenti bekerja dan mengurus rumah tangga. Dia adalah Reni Marthauli, seorang Blogger juga Kompasianer aktif. Keputusannya berhenti bekerja tak membuatnya leha-leha dirumah, ia aktif menulis di beberapa blog miliknya termasuk Kompasiana bahkan sempat menjuarai lomba menulis best reportase yang di sponsori oleh salahsatu provider seluler terkemuka. Pada bulan April lalu ia pun terpilih mendapat predikat Blogger Kartini bersama 20 peserta lainnya oleh suatu media online terkemuka dalam rangka memeriahkan Hari Kartini.

Sikap Reni yang tak pernah pelit berbagi ilmu dan pengalamannya terhadap tetangga dan ibu-ibu disekitar rumahnya selalu menularkan kebiasaan positifnya yaitu ketika ia memperoleh ilmu membuat kerajinan paper quilling di acara Kompasiana dan Urbanesia beberapa minggu yang lalu di Smooch Yoghurt, ia langsung mencoba membuat kreasi paper quilling tersebut dirumahnya. Setelah ia berhasil membuat beberapa kreasi baik berupa kartu ucapan dan frame berhias paper quilling, ia mengajak ibu-ibu disekitarnya untuk ikut membuat kerajinan tersebut, sudah ada tiga orang ibu-ibu tetangganya yang ikut membuat kerajinan tersebut, mereka bersama-sama saling berbagi kreasi. Walau baru beberapa minggu melakukan aktivitas ini, karyanya sudah ada yang melirik, seorang warga yang anaknya akan berulang tahun memesan kartu undangan berhias paper quilling ini.

Sebuah awal yang baik. Reni bersama suami dan Kompasianer, Kegiatan Blogging selalu didukung suaminya (Foto By, Reni Marthauli) Bagi Reni, menjadi Ibu Rumah Tangga murni tak menghalanginya untuk berkreativitas. Pekerjaan rumah selesai, kegiatan Nge-blog dan blogwalking serta membuat hiasan paper quilling tetap jalan. Sebagian Paper Quilling hasil karya Reni Sebagian Paper Quilling hasil karya Reni (Foto By, Reni Marthauli) Itu adalah dua contoh ibu rumah tangga yang pandai memanfaatkan waktu luangnya dirumah, disela-sela tugas utamanya. Dan wawasan mereka tak kalah luas serta intelek karena berkat teknologi internet yang menyajikan banyak berita serta interaksi secara online, banyak hal kreatif serta aktivitas yang berkualitas yang bisa dilakukan dirumah. Rata-rata mereka tak kemana-mana namun mempunyai banyak teman, punya banyak koneksi dan tahu segala hal karena pandai memanage waktu serta keadaan secara bijak.

Seorang ibu rumah tangga sejatinya adalah sosok yang sangat utama dalam keluarga, penghidang makanan sumber energi anggota keluarga, penenang disaat lelah dan panik dan sosok halus yang membuat nyaman keadaan. Ibu Rumah Tangga bisa berperan sangat banyak melakukan sumbangsih terhadap keluarga dan orang banyak diluar keluarga. Selain meningkatkan kreativitas juga pandai memanfaatkan peluang ada. Menjadi ibu rumah tangga yang kreatif, produktif dan inovatif  sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan kebanyakan ibu-ibu, intinya asal ada niat, kemauan kuat dan pandai memanfaatkan waktu luang serta segala kesempatan, justru para ibu rumah tangga kreatif ini telah melakukan waktunya secara optimal sebagai Ibu dirumah. Kreativitasnya adalah nilai tambah yang luar biasa.

Sumber: http://www.kompasiana.com/brainy/geliat-ibu-rumah-tangga-kreatif_55108beaa333117c39ba85b1